Kecerdasan Buatan

Halo semua, balik lagi dengan aku Dietmar Raqilla Hammani dari kelas 7E absen 17 dari SMP Labschool Jakarta. Hari ini, kita akan membahas tentang Kecerdasan buatan. Pertama, apa itu kecerdasan buatan? Kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau bisa disebut juga intelegensi artifisial atau yang bisa disebut AI.



                                                                                       



Lalu, apa saja manfaat kecerdasan buatan? Kecerdasan buatan memungkinkan mesin untuk bekerja efektif atau bahkan lebih efektif dari manusia.



Tetapi, dari semua itu, ternyata kecerdasan buatan mempunyai potensi merugikan untuk manusia, apa saja potensi-potensi tersebut?



1. Pengangguran meningkat

Ini adalah bahaya yang banyak menjadi perhatian orang. Yaitu munculnya pengangguran akibat lapangan pekerjaan yang diisi oleh kecerdasan buatan, atau tepatnya otomatisasi.



2. Deepfake

Deepfake pun adalah salah satu produk hasil AI, yaitu dengan memanfaatkan AI untuk mengubah wajah dan suara dalam sebuah video. Pada awal kemunculan deepfake videonya masih mudah dinilai keasliannya.

Namun kini teknologi deepfake sudah semakin canggih dan sulit membedakan mana video yang hasil olahan deepfake atau video asli. Kedepannya, tentu AI untuk pengolahan deepfake ini bakal semakin canggih lagi.

3. Otomatisasi senjata

Mungkin ada yang menganggap pernyataan soal AI lebih bahaya dari nuklir itu berlebihan. Namun, coba bayangkan jika nanti ada sistem persenjataan yang dikontrol oleh AI, dan AI itu memutuskan untuk meluncurkan senjata nuklir, atau mungkin senjata biologis. Bagaimana? Atau mungkin pihak musuh bisa memanipulasi data untuk membalikkan misil yang dikontrol oleh AI untuk menyerang pengirimnya. Hal ini tentu mungkin terjadi, dan akan sangat berbahaya. Untuk itulah, lebih dari 30 ribu peneliti AI dan robotik, serta pihak lainnya, menandatangani surat terbuka terhadap subjek tersebut pada 2015 lalu.

"Pertanyaan utama untuk manusia hari ini adalah apakah kita akan memulai pembuatan senjata berbasis AI secara global atau melindunginya agar tidak dimulai," tulis mereka.

Untuk info lebih lanjut, silahkan tonton video ini; https://www.youtube.com/watch?v=TnssuFikoiw


Bagaimana sejarah pembuatan kecerdasan buatan?

Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.


Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan fondasi untuk jaringan saraf.


Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.



Berikut merupakan penjelasan tentang kecerdasan buatan. Sampai jumpa lagi di blog ku selanjutnya..


Comments

Post a Comment